Jumat, 07 Januari 2011

Kata Baku Dan Tidak Baku

Kata Baku Menurut KBBI

Kata-kata baku yaitu kata-kata yang standar sesuai dengan aturan kebahasaaan yang berlaku, didasarkan atas kajian berbagai ilmu, termasuk ilmu bahasa dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kebakuan kata amat ditentukan oleh tinjauan disiplin ilmu bahasa dari berbagai segi yang ujungnya menghasilkan satuan bunyi yang amat berarti sesuai dengan konsep yang disepakati terbentuk.

Kata baku dalam bahasa Indonesia memedomani Pedoman Umum Pembentukan Istilah yang telah ditetapkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa bersamaan ditetapkannya pedoman sistem penulisan dalam Ejaan Yang Disempurnakan. Di samping itu, kebakuan suatu kata juga ditentukan oleh kaidah morfologis yang berlaku dalam tata bahasa bahasa Indonesia yang telah dibakukan dalam Tata Bahasa Baku Bahasa Indoensia.

Kata baku merupakan kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Konteks penggunaanya yaitu kalimat resmi, baik lisan maupun tertulis. Suatu kata yang tidak baku dapat diklasifikasikan dengan adanya ketidak sesuian dengan kaidah bahasa Indonesia yan ditentukan. Biasa hal ini sering muncul dalam bahasa sehari-hari.

    Berikut ini merupakan contoh-contoh kata baku menjadi kata yang tidak baku :
KATA BAKU
KATA TIDAK BAKU
Mempesona
Mememosa
Mencuri
Menyuri
Mencari
Menyari
Mempopuler
Memomuler
Memperhatikan
Memehartikan
Mencuci
Menyuci
Mentertawakan
Menertawakan

Contoh Kalimat yang menggunakan kata tidak baku :
•    Wajahnya mememosa pada pagi hari.
•    Perompok itu menyuri uang di bank.
•    Adik sedang menyari buku matematikanya.
•    Artis itu memomulerkan lagu pop dan jazz.
•    Joni selalu memehartikan gurunya yang sedang menjelaskan pelajaran.
•    Ibu menyuci baju dengan sabun cuci terbaru.
•    Mereka menertawakan dogi yang sedang terpeleset.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan tinggalkan kritik dan saran pada blog ini.

Terima kasih.